POLA JABAR – Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026 bagi jenjang SD dan SMP kini semakin dekat.

TKA merupakan tes terstandar yang dirancang untuk mengukur capaian akademik siswa secara lebih objektif dan menyeluruh, baik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

Meski memiliki peran besar, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menekankan bahwa TKA bukanlah ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib.

“Kehadiran TKA dimaksudkan untuk membantu satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan memahami kondisi riil capaian akademik murid,” ucap Abdul Mu’ti sebagaimana dikutip dari laman Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikdasmen.

Pentingnya Simulasi dan Gladi Bersih

Walaupun tidak wajib, hasil TKA sangat signifikan bagi siswa yang ingin melanjutkan sekolah melalui jalur prestasi. Untuk itu, Kemendikdasmen menggelar tahap simulasi dan gladi bersih guna memastikan kesiapan infrastruktur teknologi di setiap sekolah.

Fauzan Amin Nur Rochim dari Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) menjelaskan bahwa proses ini penting untuk mengukur kemampuan lokasi tes dan fasilitas teknis lainnya.

Nantinya, seluruh asesmen akan dilaksanakan computer-based (berbasis komputer) dengan penyesuaian khusus untuk daerah-daerah tertentu guna mengantisipasi kendala teknis.

Rincian Jadwal Pelaksanaan TKA 2026