POLA JABAR – Pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 kembali menempatkan sejumlah Program Studi (Prodi) di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Akademik pada level persaingan yang sangat tinggi. Keketatan (selectivity) ini diukur melalui perbandingan antara jumlah pendaftar dengan kuota daya tampung yang tersedia.

Salah satu contoh persaingan yang sangat ketat terlihat pada prodi Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM). Dengan jumlah pendaftar mencapai 1.899 orang dan kursi yang tersedia hanya untuk 53 peserta, tingkat keketatan prodi ini berada di angka 2,79 persen. Hal ini menghasilkan rasio kelulusan 1 : 36, yang berarti satu peserta harus menyisihkan 36 pendaftar lainnya untuk bisa lolos.

Berikut adalah daftar 10 prodi PTN Akademik dengan tingkat keketatan paling kompetitif merujuk pada catatan resmi Panitia SNPMB 2026:

NoProgram StudiPTN AkademikPendaftarDiterima
1FTTMInstitut Teknologi Bandung2.02295
2Pendidikan DokterUniversitas Indonesia1.94360
3KedokteranUniversitas Gadjah Mada1.89953
4STEI-KomputasiInstitut Teknologi Bandung1.84752
5FTMDInstitut Teknologi Bandung1.62176
6FarmasiUniversitas Padjadjaran1.62150
7Ilmu KeperawatanUniversitas Padjadjaran1.60358
8KedokteranUniversitas Airlangga1.54663
9HukumUniversitas Diponegoro1.530184
10Ilmu HukumUniversitas Indonesia1.420114

Analisis Persaingan

Dilihat dari data di atas, rumpun ilmu kesehatan dan teknik tingkat tinggi masih mendominasi daftar jurusan paling kompetitif di Indonesia. ITB mencatatkan tiga fakultas/sekolah dalam lima besar nasional, yang menunjukkan tingginya minat lulusan sekolah menengah terhadap bidang teknologi dan pertambangan.***