POLAJABAR.COM - Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk jabatan fungsional guru dan tenaga kependidikan (tendik) di Sekolah Rakyat Tahun 2026 menjadi salah satu agenda rekrutmen yang menarik perhatian publik tahun ini. Tingginya minat dari para pelamar telah memicu adanya penyesuaian jadwal resmi dari pihak penyelenggara.
Kementerian Sosial (Kemensos) RI secara resmi mengumumkan perubahan jadwal seleksi melalui Pengumuman Nomor: 2260/1/KP.01.01/06/2026. Penyesuaian ini dilakukan karena proses verifikasi dan validasi dokumen pelamar memerlukan waktu ekstra dari estimasi semula.
Perubahan jadwal ini berdampak signifikan pada berbagai tahapan seleksi selanjutnya, termasuk pengumuman hasil seleksi administrasi, masa sanggah, hingga pelaksanaan tes kompetensi. Semua proses yang mengikuti tahapan awal kini harus disesuaikan dengan lini masa yang baru.
"Mengingat jumlah pelamar yang sangat besar menyebabkan dibutuhkan waktu dalam melaksanakan verifikasi dan validasi terhadap berkas lamaran," demikian keterangan resmi yang disampaikan Kemensos RI terkait alasan penundaan ini.
Alasan utama mundurnya jadwal ini adalah membeludaknya jumlah pelamar yang jauh melampaui alokasi formasi yang tersedia. Data menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat untuk mengisi posisi guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Sekolah Rakyat.
Untuk formasi jabatan fungsional guru, tersedia 3.053 posisi, namun pendaftar mencapai 13.279 orang. Sementara itu, pada jabatan tenaga kependidikan, dari 5.127 formasi, terdapat lonjakan pendaftar hingga 148.252 orang.
Salah satu perubahan krusial adalah jadwal pengumuman hasil seleksi administrasi yang semula dijadwalkan pada 24 Juni 2026, kini dimundurkan menjadi tanggal 30 Juni 2026. Perubahan ini harus dicermati baik-baik oleh seluruh peserta.
Masa sanggah juga mengalami pergeseran, dari jadwal awal 25 Juni 2026, kini diundur menjadi tanggal 1 Juli 2026. Proses jawab sanggah pun bergeser dari rentang 25-28 Juni 2026 menjadi 1-4 Juli 2026.
Tahapan pengumuman hasil seleksi administrasi pasca masa sanggah juga menyesuaikan, bergeser dari 29-30 Juni 2026 menjadi 5-6 Juli 2026. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa masa pendaftaran yang telah ditutup pada 14 Juni 2026 tidak mengalami perubahan.