POLAJABAR.COM - Misteri mengenai nasib hadiah uang tunai senilai Rp250 juta yang dijanjikan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kini telah terpecahkan. Hadiah tersebut sebelumnya ditujukan bagi siapa pun yang berhasil menemukan Taufik Hidayat, tersangka utama dalam kasus penganiayaan terhadap korban berinisial YTR.
Kepastian ini muncul setelah Taufik Hidayat berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian. Penangkapan ini menandai berakhirnya pencarian yang sempat menjadi sorotan publik dan memicu sayembara berhadiah besar tersebut.
Keputusan mengenai dana sayembara tersebut telah resmi disampaikan oleh Dedi Mulyadi. Ia menegaskan bahwa sayembara tersebut kini telah selesai dilaksanakan seiring dengan tertangkapnya buronan tersebut.
Dedi Mulyadi menyampaikan hal ini dalam sebuah keterangan resmi yang dikeluarkan pada hari Kamis, 25 Juni 2026. Pernyataan ini sekaligus memberikan kejelasan mengenai komitmen awal yang telah ia canangkan.
"Kami sampaikan bahwa sayembara siapa yang menemukan pelaku kebiadaban terhadap yaitu Vita Taufik Hidayat akan diberikan uang Rp250 juta, sayembara itu sudah berakhir dan pelaku kejahatan tersebut ditangkap oleh Polda Jabar," kata Dedi dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).
Informasi ini mengonfirmasi bahwa hadiah yang dijanjikan tidak akan diberikan kepada pihak ketiga, melainkan akan dialihkan sesuai dengan keputusan Gubernur. Pihak kepolisian daerah Jawa Barat (Polda Jabar) bertanggung jawab atas penangkapan tersangka penganiayaan tersebut.
Keputusan akhir Dedi Mulyadi adalah menyerahkan seluruh dana sayembara tersebut kepada pihak korban yang telah mengalami tindak kekerasan. Hal ini merupakan bentuk dukungan moril dan materiel kepada korban penganiayaan YTR.
Keputusan ini diambil untuk memberikan bantuan langsung kepada korban yang menjadi subjek dari kasus kejahatan yang dilakukan oleh Taufik Hidayat. Langkah ini menegaskan tanggung jawab moral pemerintah provinsi terhadap kesejahteraan warganya.
Dikutip dari sumber berita, penangkapan ini menjadi penutup babak pencarian yang intensif. Tindakan tegas dari aparat kepolisian patut diapresiasi dalam menegakkan hukum di wilayah Jawa Barat.