POLA JABAR – Merencanakan perjalanan ke luar negeri sering kali membuat kita pusing melihat harga tiket pesawat yang berubah-ubah setiap hari.

Salah satu faktor utama di balik fluktuasi harga ini adalah nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing, terutama Dollar Amerika.

Lantas, bagaimana cara menyiasatinya agar tetap bisa mendapatkan harga terbaik? Berikut penjelasannya:

1. Komponen Biaya dalam Dollar

Maskapai penerbangan, baik domestik maupun internasional, memiliki komponen biaya operasional yang sangat bergantung pada Dollar.

Mulai dari harga bahan bakar pesawat (avtur), biaya sewa pesawat, hingga biaya perawatan mesin semuanya dihitung dalam mata uang asing. Ketika Rupiah melemah, maskapai terpaksa menyesuaikan harga tiket untuk menutupi kenaikan biaya operasional tersebut.

2. Efek Fuel Surcharge

Pernahkah kamu melihat biaya tambahan bernama fuel surcharge saat membeli tiket? Biaya ini sangat sensitif terhadap nilai tukar mata uang dan harga minyak dunia.

Jika kurs Rupiah sedang tidak stabil, komponen biaya ini biasanya akan meningkat, yang secara otomatis membuat harga total tiket yang kamu bayar menjadi lebih mahal.