POLA JABAR – Meskipun pemerintah telah memperpanjang tenggat waktu, data terbaru menunjukkan masih jutaan peserta didik penerima Program Indonesia Pintar (PIP) belum melakukan aktivasi rekening Simpanan Pelajar (SimPel).
Jika kondisi ini berlanjut hingga batas akhir, dana bantuan pendidikan tersebut terancam kembali ke Kas Negara.
Berdasarkan data dari Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik), per 31 Desember 2025 tercatat sebanyak 2.510.032 siswa belum mengurus aktivasi.
Meski jumlah ini terus bergerak, hingga posisi 15 Januari 2026, masih terdapat 1.762.975 siswa yang rekeningnya belum aktif.
Rincian Siswa yang Belum Aktivasi
Banyaknya siswa yang belum melakukan aktivasi tersebar di berbagai jenjang pendidikan. Berikut adalah rincian data per akhir Desember 2025:
- SD: 1.125.322 siswa
- SMP: 317.883 siswa
- SMA: 584.001 siswa
- SMK: 482.826 siswa
Data ini menunjukkan bahwa jenjang SD memiliki angka ketidaktercapaian aktivasi yang paling besar. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi para orang tua wali murid untuk segera berkoordinasi dengan pihak sekolah.