POLA JABAR – Memasuki bulan November, intensitas hujan dan angin kencang mulai meningkat di berbagai daerah.
Angin yang kuat bahkan bisa merobohkan pohon besar atau menimbulkan kerusakan ringan di sekitar rumah.
Dalam kondisi seperti ini, membaca doa menjadi salah satu cara untuk merasa tenang dan selalu dalam lindungan Allah SWT.
Doa yang dianjurkan adalah doa yang diucapkan Nabi Muhammad SAW ketika menghadapi hujan dan angin:
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ خَيْرَهَا وَ خَيْرَ مَا فِيْهَا وَ خَيْرَمَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَ أَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَ شَرِّمَا فِيْهَا وَ شَرِّمَا أُرْسِلَتْ بِهِ
Latin:
Allahumma innii as-aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih. Wa-a’uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa syarri maa ursilat bih.
Artinya:
"Ya Allah, saya memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirim bersamanya. Dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya."
Angin adalah salah satu bentuk rahmat dari Allah SWT. Dengan membaca doa, kita tidak hanya memohon perlindungan, tetapi juga bersyukur atas rahmat yang diberikan. Doa ini diharapkan membuat angin kencang membawa keberkahan, bukan keburukan, bagi kita dan lingkungan sekitar.***