POLA JABAR – Salah satu dzikir yang paling sering berkumandang di bulan suci Ramadhan, terutama saat menanti azan magrib, adalah dzikir syahadat yang dirangkaikan dengan permohonan ampunan serta surga.

Dzikir ini bukan sekadar ucapan, melainkan pengakuan iman yang mendalam sekaligus pengharapan besar kepada kasih sayang Allah SWT.

Bacaan Dzikir Syahadat

أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلَهَ إِلاَّ اللّه، أَسْتَغْفِر ُ اللّه، أَسْأَلُك رِضَاك وَالْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِك مِنْ سَخَطِك وَالنَّارِ

Asyhadu alla ilaha illallah, astagfirullah, as'aluka ridhoka wal jannah, wa a'udzubika min sakhathika wannaar

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. Aku memohon ampunan Allah. Tuhanku, aku memohon ridha dan surga-Mu. Aku juga berlindung kepada (rahmat)-Mu dari murka dan neraka-Mu."

Keutamaan Dzikir Ini di Bulan Ramadhan:

  • Memperbarui Iman: Mengucapkan dua kalimat syahadat secara rutin adalah cara terbaik untuk terus memperbarui dan memperkuat tauhid di dalam hati.
  • Waktu Mustajab: Membaca doa ini di waktu-waktu utama, seperti saat berpuasa dan menjelang berbuka, memperbesar peluang doa dikabulkan.
  • Keseimbangan Harapan dan Rasa Takut: Dzikir ini mengajarkan kita untuk berharap pada surga (raja') sekaligus waspada terhadap murka Allah dan siksa neraka (khauf).***