POLA JABAR – Pernahkah kamu memperhatikan harga smartphone kelas atas (flagship) yang baru rilis sering kali berbeda jauh dengan harga di luar negeri?

Atau mungkin harganya tiba-tiba naik setelah beberapa bulan beredar? Salah satu penyebab utamanya adalah fluktuasi kurs Dollar Amerika terhadap Rupiah.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa mata uang paman Sam tersebut sangat menentukan harga ponsel di kantong kita:

1. Transaksi Internasional Menggunakan Dollar

Hampir seluruh perusahaan teknologi besar menggunakan Dollar Amerika sebagai mata uang standar dalam transaksi internasional.

Mulai dari pembelian komponen hingga biaya lisensi perangkat lunak, semuanya dihitung dalam Dollar.

Ketika nilai Rupiah melemah, produsen atau distributor membutuhkan lebih banyak Rupiah untuk membayar jumlah Dollar yang sama kepada prinsipal di luar negeri.

2. Biaya Komponen yang Diimpor

Meskipun beberapa smartphone sudah dirakit di Indonesia, banyak komponen intinya seperti chipset, sensor kamera, hingga layar masih harus diimpor.