POLA JABAR – Tes TOEFL (Test of English as a Foreign Language) menjadi salah satu ujian kemampuan bahasa Inggris paling populer di dunia.

TOEFL tidak hanya sekadar menguji kemampuan dasar, tetapi juga menilai sejauh mana seseorang siap menggunakan bahasa Inggris dalam konteks akademik maupun profesional.

Namun, tahukah kamu kalau dalam TOEFL terdapat beberapa jenis tes yang masing-masing menguji keterampilan berbeda? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Reading (Membaca)

Bagian reading dirancang untuk mengukur kemampuan memahami teks akademik berbahasa Inggris.
Peserta akan diberikan beberapa bacaan dengan topik yang mirip seperti di universitas, misalnya sains, sejarah, ekonomi, atau seni.

Tugas peserta adalah menjawab pertanyaan terkait ide utama, detail penting, makna kata, hingga kesimpulan dari teks.
Durasi bagian ini biasanya sekitar 54–72 menit dengan 30–40 pertanyaan.

Tujuan tes reading:

  • Menilai kemampuan memahami informasi tertulis.
  • Melatih keterampilan menemukan ide utama dan konteks kata dalam teks.

2. Listening (Mendengarkan)