POLA JABAR – Banyak konsumen dan pelaku usaha mengeluhkan harga plastik yang melambung tinggi hingga mencapai 100%. Fenomena ini ternyata berkaitan erat dengan kenaikan harga minyak bumi global. Pasalnya, mayoritas plastik yang kita gunakan saat ini adalah jenis sintetis yang berbahan baku sumber daya fosil.
Dikutip dari British Plastics Federation (BPF), bahan utama pembuatan plastik adalah petrokimia yang berasal dari minyak mentah dan gas alam. Salah satu komponen pentingnya adalah etilen yang dihasilkan dari nafta, yaitu produk turunan minyak bumi.
Karena ketergantungan pada minyak mentah sangat tinggi, setiap kali harga minyak dunia bergejolak, biaya produksi bahan baku plastik otomatis ikut naik. Hal inilah yang memaksa produsen menaikkan harga jual plastik di pasaran untuk menutup biaya operasional yang membengkak.***