POLA JABAR – Harga komoditas minyak goreng di tingkat pedagang eceran secara nasional terpantau masih menunjukkan tren harga yang bervariasi pada awal pekan ini. Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) nasional pada Senin (30/3), terdapat perbedaan harga yang cukup jelas antara jenis curah dan kemasan bermerek.

Untuk kategori minyak goreng kemasan bermerek I, harga rata-rata nasional saat ini berada di level tertinggi, yakni dipatok sebesar Rp23.200 per liter.

Rincian Harga Minyak Goreng Curah dan Bermerek II

Sementara itu, untuk pilihan yang lebih ekonomis, minyak goreng curah ditawarkan dengan harga rata-rata Rp20.400 per liter. Selain kedua jenis tersebut, tersedia juga minyak goreng kemasan bermerek II yang dibanderol dengan harga rata-rata Rp21.800 per liter di tingkat eceran.

Kondisi Pasokan di Pasar Tradisional

Data-data tersebut merupakan hasil rangkuman harian dari berbagai pasar tradisional di seluruh wilayah Indonesia. Di tingkat pedagang, ketersediaan stok minyak goreng dilaporkan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun pelaku usaha mikro.

Fluktuasi harga ini sangat dipengaruhi oleh kelancaran distribusi dari produsen ke pasar-pasar induk di berbagai wilayah. Para pedagang di pasar tradisional mengaku terus memantau pergerakan harga modal agar dapat menyesuaikan harga jual eceran yang tetap terjangkau oleh masyarakat.

Pemerintah melalui instansi terkait terus melakukan pengawasan intensif terhadap rantai pasok minyak goreng nasional guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok di pasaran tetap terjaga bagi konsumen luas.***