POLA JABAR - Intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang mengakibatkan bencana tanah longsor di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Jumat 23 Januari 2026 petang. 

Insiden yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB ini dilaporkan berdampak pada puluhan hunian warga di kawasan Cisarua.

Titik longsor tepatnya berada di Kampung Babakan RT 05 RW 11 Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Berdasarkan laporan awal, ada sebanyak 30 unit rumah warga terdampak oleh pergerakan tanah tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat bersama tim dari Kabupaten Bandung Barat terus melakukan pemantauan intensif di lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, petugas di lapangan masih melakukan validasi data terkait kerusakan infrastruktur maupun potensi korban. Beruntung, sejauh ini belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa dalam musibah tersebut.

“BPBD Provinsi Jawa Barat telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat serta aparat setempat untuk melakukan pendataan dan pemantauan kondisi di lokasi kejadian,” ujar Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, Sabtu 24 Januari 2026).

Hadi menjelaskan bahwa tim teknis tengah menjalankan proses asesmen mendalam. Langkah ini krusial untuk menentukan skema penanganan darurat serta bantuan yang diperlukan bagi para warga yang terdampak.

Mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu di wilayah Jawa Barat, pihak otoritas meminta masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya bagi mereka yang tinggal di zona merah rawan bencana.

"Intensitas hujan masih tinggi, maka kami imbau masyarakat rawan longsor untuk tetap waspada," pungkas Hadi.

Langkah mitigasi mandiri dan koordinasi cepat dengan aparat desa diharapkan dapat meminimalisir risiko di tengah cuaca ekstrem yang masih membayangi wilayah Bandung Barat dan sekitarnya.***