POLA JABAR – Penurunan tajam IHSG sering kali membawa berkah tersembunyi bagi para investor yang jeli. Saat kepanikan melanda pasar, harga saham perusahaan-perusahaan besar dengan fundamental kokoh yang biasa disebut saham blue chip ikut terseret turun.

Inilah momen yang sering disebut sebagai waktu belanja saham berkualitas dengan harga diskon.

Namun, sebelum kamu memborong saham-saham tersebut, simak beberapa pertimbangan berikut:

1. Apa Itu Saham Blue Chip?

Saham blue chip adalah saham dari perusahaan besar yang memiliki reputasi nasional, laporan keuangan yang stabil, dan rutin membagikan dividen.

Di Indonesia, saham-saham ini biasanya tergabung dalam indeks LQ45. Karena fundamentalnya yang kuat, saham jenis ini memiliki kemampuan untuk bangkit (recovery) lebih cepat saat kondisi pasar mulai membaik.

2. Pastikan Penurunan Bukan Karena Masalah Internal

Meskipun harga sedang diskon, pastikan penyebab turunnya harga adalah karena sentimen negatif pasar secara keseluruhan (systematic risk), bukan karena skandal internal perusahaan atau kerugian mendadak.

Jika bisnis intinya masih berjalan normal, maka penurunan harga tersebut adalah murni karena faktor eksternal.