POLA JABAR – Beberapa pemilik kendaraan terkadang memilih untuk mencopot filter AC mobil saat komponen tersebut sudah kotor dan belum sempat membeli yang baru. Alasannya sederhana: agar embusan angin AC terasa lebih kencang dan dingin. Namun, membiarkan AC mobil bekerja tanpa penyaring udara ternyata menyimpan bahaya tersembunyi.
Bukannya kenyamanan yang didapat, mencopot filter AC justru bisa memicu kerusakan komponen yang jauh lebih mahal. Berikut adalah risiko yang harus Anda waspadai:
1. Penumpukan Debu pada Evaporator Tanpa adanya filter, debu, kotoran, hingga rambut akan langsung masuk dan menempel pada sirip-sirip evaporator. Jika dibiarkan, kotoran ini akan menebal dan membeku menjadi lendir yang menghambat embusan udara. Akibatnya, AC justru menjadi tidak dingin dan mesin harus bekerja lebih keras.
2. Risiko Kebocoran Evaporator Kotoran yang menempel pada evaporator dalam waktu lama bisa berubah menjadi kerak yang bersifat korosif. Jika sudah korosi, evaporator bisa bocor. Biaya penggantian atau servis evaporator jauh lebih mahal—bisa mencapai jutaan rupiah—dibandingkan harga selembar filter AC yang hanya puluhan ribu rupiah.
3. Bau Tidak Sedap dalam Kabin Filter AC berfungsi menyaring bakteri dan polutan. Saat komponen ini dicopot, bakteri dan jamur akan mudah berkembang biak di area lembap di dalam sistem AC. Hal inilah yang sering menyebabkan bau apek atau tidak sedap muncul setiap kali AC dinyalakan.
4. Gangguan Kesehatan Pernapasan Kabin mobil adalah ruang tertutup. Tanpa penyaring, debu halus dan mikroorganisme akan bersirkulasi terus-menerus dan terhirup oleh penumpang. Ini sangat berbahaya bagi mereka yang memiliki riwayat alergi, asma, atau anak kecil yang paru-parunya masih sensitif.
5. Kerusakan Kompresor AC Karena aliran udara terhambat oleh kotoran di evaporator, sensor suhu mungkin tidak bekerja akurat. Hal ini membuat kompresor AC bekerja terus-menerus tanpa henti untuk mencapai suhu dingin. Jika dipaksa bekerja ekstra, umur kompresor akan menjadi lebih pendek.
Sangat disarankan untuk tetap menggunakan filter AC dan menggantinya secara rutin setiap 10.000 hingga 15.000 kilometer sekali. Lebih baik keluar biaya sedikit untuk perawatan rutin daripada harus merogoh kocek dalam untuk perbaikan total sistem pendingin mobil Anda.***