POLA JABAR – Kasus mobil overheat di tanjakan sering dialami pengemudi, terutama saat melintasi jalur pegunungan atau membawa beban berat.
Kondisi ini tidak hanya mengganggu perjalanan, tetapi juga berisiko merusak mesin jika tidak segera ditangani.
Berikut beberapa penyebab utama yang perlu diwaspadai.
Salah satu faktor paling umum adalah kinerja sistem pendingin yang tidak optimal, terutama radiator yang kotor atau tersumbat.
Sirkulasi air yang terhambat membuat mesin tidak mendapat pendinginan maksimal, sehingga suhu naik tiba-tiba saat mobil bekerja lebih keras di tanjakan.
Selain itu, kekurangan air radiator atau coolant juga menjadi penyebab besar overheat.
Saat tanjakan membutuhkan tenaga ekstra, mesin menghasilkan panas lebih banyak dan butuh suplai pendinginan yang cukup. Kekurangan cairan akan membuat suhu mesin cepat melonjak.
Penyebab lain adalah kipas radiator yang lemah atau tidak berfungsi.
Pada kecepatan rendah di tanjakan yang padat, putaran angin alami tidak cukup membantu pendinginan, sehingga kipas menjadi komponen utama.