POLA JABAR – Sebagai salah satu instrumen investasi logam mulia, harga perak diprediksi masih akan mengalami fluktuasi menjelang Natal 2025.

Sepanjang tahun ini, perak menjadi primadona investasi setelah mencatatkan kenaikan harga yang signifikan dan konsisten.

Jika diakumulasi sejak awal 2025 hingga Desember, harga perak telah melonjak hingga 95 persen.

Persentase kenaikan tersebut bahkan melampaui emas yang tercatat naik sekitar 62 persen sepanjang tahun.

Mengutip proyeksi The Long Forecast Agency, harga perak pada periode Natal Desember 2025 diperkirakan tetap berada dalam tren penguatan.

Pada akhir Desember, harga perak diprediksi mencapai level tertinggi di kisaran 71,9 dolar AS per ons troy, atau setara Rp38.530,53 per gram.

Sementara itu, di pasar domestik Indonesia, harga perak Antam pada Senin, 15 Desember 2025, atau sekitar 10 hari menjelang Natal, telah menyentuh Rp38.485 per gram, berdasarkan daftar harga resmi di laman Logam Mulia.

Dengan kondisi tersebut, harga perak pada periode Natal 2025 berpeluang menyentuh kisaran prediksi tertinggi, seiring dengan masih kuatnya sentimen positif terhadap logam mulia tersebut.

Tren penguatan harga perak diproyeksikan berlanjut hingga pertengahan 2026, sebelum mengalami potensi koreksi sekitar September 2026.