POLA JABAR – Bagi masyarakat yang masih memegang teguh tradisi dan penanggalan Jawa, mengetahui jadwal weton tertentu menjadi hal yang sangat penting untuk menyusun agenda kegiatan. Salah satu hari yang sering menjadi perhatian adalah Jumat Kliwon. Dalam sistem penanggalan tradisional, Jumat Kliwon merupakan kombinasi antara hari saptawara (Jumat) dan pasaran pancawara (Kliwon).
Berdasarkan perhitungan Kalender Jawa, Jumat Kliwon pada bulan Mei 2026 jatuh pada tanggal 8 Mei 2026. Secara lebih rinci, tanggal tersebut bertepatan dengan 21 Sela 1959 Ja dalam kalender Jawa atau 20 Zulkaidah 1447 H dalam penanggalan Hijriah. Karena perputaran weton terjadi setiap 35 hari sekali, maka Jumat Kliwon hanya muncul satu kali di sepanjang bulan Mei ini.
Dalam tradisi Jawa, Jumat Kliwon memiliki nilai neptu sebesar 14, yang didapat dari penjumlahan nilai hari Jumat (6) dan pasaran Kliwon (8). Angka neptu yang cukup besar ini membuat Jumat Kliwon diyakini memiliki energi spiritual dan aura magis yang tinggi. Banyak masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk melakukan tirakat atau keprihatinan guna membersihkan diri secara batin.
Selain sisi spiritual, hari ini juga sering digunakan sebagai waktu yang tepat untuk melakukan tradisi nyekar atau ziarah kubur. Kegiatan membersihkan makam dan mendoakan arwah leluhur pada Jumat Kliwon sudah menjadi bagian dari kearifan lokal yang terjaga hingga saat ini.***