POLA JABAR – Ajang sepak bola terbesar di Asia Tenggara, AFF ASEAN Championship 2026, dipastikan akan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

Edisi kali ini hadir dengan nama resmi ASEAN Hyundai Cup 2026, sekaligus menjadi perayaan 30 tahun turnamen antartim nasional se-Asia Tenggara tersebut.

Berbeda dari tradisi sebelumnya yang selalu digelar di akhir tahun, ASEAN Championship 2026 kini pindah ke pertengahan tahun dan akan menjadi salah satu agenda sepak bola terbesar di kawasan.

Turnamen ini memiliki sejarah panjang sejak pertama kali digelar pada 1996. Namun, hingga 15 edisi berjalan, Timnas Indonesia masih belum pernah meraih gelar juara, kendati kerap menyandang status sebagai salah satu kekuatan besar di ASEAN.

Prestasi terbaik Garuda adalah 6 kali menjadi runner-up, yakni pada tahun 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.

Di sisi lain, dominasi kawasan masih dikuasai Thailand yang sukses meraih 7 gelar, disusul Singapura dengan 4 trofi, Vietnam dengan 3 trofi, serta Malaysia yang pernah juara 1 kali pada 2010.

Melihat statistik panjang tersebut, publik pun bertanya-tanya: bisakah tren minor Timnas Indonesia berakhir di ASEAN Hyundai Cup 2026?

Harapan besar tentu kembali dipikul skuad Garuda.

Dengan regenerasi pemain, peningkatan kualitas liga, hingga kompetisi yang semakin kompetitif, peluang Indonesia untuk mencetak sejarah tetap terbuka lebar di edisi spesial yang ke-30 ini.***