POLA JABAR – Musim hujan yang disertai banjir sering menyebabkan kendaraan terendam air, baik di jalan maupun di area parkir rumah.

Kondisi ini bisa berakibat fatal bila tidak segera ditangani dengan benar.

Oleh karena itu, penting bagi pemilik kendaraan untuk mengetahui langkah-langkah yang tepat setelah mobil atau motor terendam banjir.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah jangan langsung menyalakan mesin. Air yang masuk ke ruang bakar bisa menyebabkan water hammer, yaitu kondisi di mana air menekan piston dan membuat mesin rusak parah.

Sebaiknya dorong kendaraan ke tempat yang lebih kering dan aman terlebih dahulu.

Langkah kedua, lepas aki kendaraan agar sistem kelistrikan tidak korslet. Air banjir sering kali kotor dan mengandung zat korosif yang bisa merusak komponen listrik bila tetap dialiri arus.

Ketiga, cek kondisi oli dan filter udara. Jika terlihat bercampur air (berwarna kecokelatan atau seperti susu), jangan menyalakan mesin sebelum mengganti oli. Filter udara yang basah juga wajib diganti agar mesin tetap bisa bernafas dengan baik.

Keempat, keringkan bagian penting kendaraan, seperti busi, knalpot, dan sistem rem. Untuk mobil, pastikan juga interior dikeringkan secepatnya agar tidak menimbulkan jamur atau bau tidak sedap.

Terakhir, bawa kendaraan ke bengkel resmi atau terpercaya untuk pemeriksaan menyeluruh. Mekanik profesional dapat memastikan tidak ada kerusakan tersembunyi pada sistem kelistrikan, transmisi, maupun sasis.