POLAJABAR - Perjuangan heroik yang dilakukan PSBS Biak untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola tanah air akhirnya harus terhenti di Stadion Gelora Bung Tomo.
Melakoni laga krusial kontra Persebaya Surabaya pada Sabtu, 2 Mei 2026, tim berjuluk Badai Pasifik ini dipaksa mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-4.
Meski skor akhir tampak mencolok, hasil ini tidak serta-merta menghapus semangat juang yang telah ditunjukkan PSBS sepanjang musim BRI Super League 2025/26.
Kekalahan di markas Bajul Ijo ini menjadi titik balik yang akhirnya, memaksa PSBS Biak harus pamit dari persaingan kasta tertinggi sepakbola tanah air.
Sebenarnya masih ada tiga laga terakhir yang akan dilakoninya, yakni melawan Arema FC, Dewa United, dan Bhayangkara FC.
Seaindanya dari tiga laga terakhir PSBS Biak berhasil menang, mereka hanya akan mendapatkan 27 poin. (Saat ini mereka mendapatkan 18 poin).
Sedangkan tim yang satu jalur di tangga zona merah, yakni Madura United yang saat ini ada di posisi ke-15 hingga pekan ke-30 masih mengoleksi 29 poin.
Kendatipun begitu, mereka pergi dengan kepala tegak usai memberikan perlawanan maksimal sebagai salah satu representasi terbaik sepak bola Papua musim ini.