POLA JABAR - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) mengumumkan rencana besar untuk melakukan penyesuaian terhadap berbagai program studi (prodi) di perguruan tinggi.
Langkah tegas ini diambil untuk memastikan lulusan perguruan tinggi memiliki relevansi yang kuat dengan kebutuhan dunia industri saat ini.
Sekretaris Jenderal Kemendikti Saintek, Badri Munir Sukonco, mengungkapkan bahwa pemerintah akan mengkaji ulang keberlanjutan prodi yang dinilai tidak mampu menyerap tenaga kerja secara optimal.
Jika sebuah prodi dianggap tidak lagi mendukung kebutuhan pembangunan nasional ke depan, pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk menutup prodi tersebut dalam waktu dekat. Evaluasi ini bertujuan agar pendidikan tinggi benar-benar menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia Maju.
Penataan ulang ini diharapkan dapat meminimalisir ketidaksesuaian antara kualifikasi lulusan dengan permintaan pasar kerja yang terus berkembang.***