POLA JABAR – Tes TOEFL menjadi salah satu syarat utama untuk kuliah atau bekerja di luar negeri.

Namun, banyak orang masih bingung membedakan antara dua jenis tes yang paling umum, yaitu TOEFL iBT dan TOEFL ITP.

Meski sama-sama mengukur kemampuan bahasa Inggris, keduanya punya fungsi, format, dan sistem penilaian yang berbeda.

1. TOEFL iBT (Internet-Based Test)

TOEFL iBT adalah versi tes TOEFL yang dilakukan secara online menggunakan komputer.

Tes ini diselenggarakan oleh ETS (Educational Testing Service) dan diakui secara internasional.

  • Tujuan utama: Digunakan untuk pendaftaran universitas di luar negeri, terutama di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia.
  • Format tes: Terdiri dari empat bagian, yaitu Reading, Listening, Speaking, dan Writing.
  • Skor: Rentang skor antara 0–120.
  • Kelebihan: Diakui secara global dan menilai kemampuan berbicara (Speaking).
  • Kekurangan: Biayanya lebih mahal dan pelaksanaannya membutuhkan koneksi internet stabil.

2. TOEFL ITP (Institutional Testing Program)

TOEFL ITP merupakan versi tes TOEFL yang dilakukan secara tertulis (paper-based) dan biasanya digunakan untuk kebutuhan dalam negeri.