POLA JABAR – Saat bermain di pantai, kita sering kali tidak sengaja menelan air laut yang rasanya sangat asin.

Namun, tahukah kamu bahwa air laut yang menutupi 70% bumi ini menyimpan proses kimia yang rumit dan justru bisa berbahaya bagi tubuh manusia?

Berikut alasan ilmiah di balik rasa asin laut dan bahayanya jika dikonsumsi:

1. Berasal dari Batuan di Daratan

Rasa asin laut sebenarnya berasal dari daratan. Air hujan yang bersifat sedikit asam menghujani batuan dan menyebabkan pengikisan (erosi).

Proses ini melepaskan ion-ion mineral, terutama natrium dan klorida. Ion-ion ini terbawa oleh aliran sungai menuju laut, berkumpul selama miliaran tahun, dan menciptakan senyawa $NaCl$ atau yang kita kenal sebagai garam.

2. Aktivitas Gunung Api Bawah Laut

Selain dari daratan, mineral juga berasal dari ventilasi hidrotermal dan gunung api di dasar laut. Air laut yang masuk ke retakan kerak bumi dipanaskan oleh magma, melarutkan mineral dari bebatuan, lalu disemburkan kembali ke laut.

Inilah yang membuat kadar garam di laut tetap stabil meski airnya terus menguap.