POLA JABAR – Emas dikenal sebagai aset yang stabil dan aman, terutama untuk jangka panjang.
Namun di tengah perkembangan investasi modern, banyak anak muda justru ragu menjadikan emas sebagai pilihan utama.
Padahal, emas telah lama dianggap sebagai aset lindung nilai (safe haven) terhadap inflasi.
Lalu, apa yang membuat sebagian generasi muda kurang tertarik berinvestasi emas? Berikut penjelasannya.
1. Keuntungan Emas Dianggap Terlalu Lambat
Banyak anak muda mencari investasi dengan potensi cuan cepat.
Emas memang cenderung stabil, tetapi kenaikan harganya tidak signifikan dalam jangka pendek.
Hal ini membuat emas terlihat kurang menarik dibandingkan saham, kripto, atau aset digital lain yang fluktuatif namun berpotensi memberi keuntungan besar dalam waktu singkat.
2. Modal Awal Emas Fisik Dianggap Terlalu Tinggi