POLA JABAR - Komunitas Kendangers Jawa Barat menggelar gerakan kolaboratif "KENDANG TO EARTH" untuk memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026.

Acara ini diwujudkan dengan menanam sekitar 500 bibit pohon nangka di 16 lokasi se-Jawa Barat, berpusat di Yayasan Saung Monteng, Kabupaten Bandung.

Gerakan ini merupakan kolaborasi lintas komunitas bersama Yayasan Saung Monteng, Institute Gunung, Hejo Cokor, Putra Giri Harja 3 Bandung, serta PDP Jendral Creative Entertainment.

"KENDANG TO EARTH" hadir sebagai ungkapan syukur kepada alam dan upaya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

Secara filosofis, alat musik kendang dalam tradisi Sunda terbuat dari kayu nangka. Penanaman pohon nangka melambangkan timbal balik manusia terhadap alam.

Hal ini mengajarkan pentingnya menjaga dan mengembalikan apa yang telah diambil dari alam demi kelangsungan kehidupan.

Tujuan kegiatan ini mencakup penumbuhan kepedulian lingkungan, kontribusi penghijauan, serta penguatan solidaritas antaranggota komunitas dan masyarakat.

Gerakan ini juga menggabungkan nilai budaya lokal dengan aksi nyata pelestarian alam yang melibatkan akademisi hingga masyarakat umum.

Rangkaian acara meliputi pembukaan, sambutan, saresehan edukasi pentingnya menanam pohon, parade benih, kidung Melak Tangkal, hingga penanaman pohon.