POLA JABAR - Pemerintah resmi membentuk Kopdes Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat dari akar rumput. Koperasi ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa dan kelurahan sesuai dengan arahan Presiden.
Salah satu peran utama Kopdes Merah Putih adalah sebagai offtaker atau penyerap hasil produksi masyarakat guna menjaga stabilitas harga komoditas. Dengan adanya koperasi ini, pemerintah ingin memangkas rantai pasok yang selama ini dinilai terlalu panjang dan merugikan produsen kecil di desa. Sebagai contoh, jika harga gabah kering panen di pasar jatuh di bawah harga pembelian pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram, maka koperasi akan membeli hasil panen tersebut agar petani tidak merugi.
Selain fungsi ekonomi, koperasi ini juga akan berperan sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial serta barang-barang subsidi. Tujuannya agar penyaluran berbagai bantuan tersebut bisa lebih tepat sasaran karena dilakukan langsung di tingkat desa atau kelurahan.
Melalui penguatan posisi petani dan pelaku usaha desa, Kopdes Merah Putih diproyeksikan mampu menciptakan kedaulatan pangan dan kemandirian ekonomi daerah secara berkelanjutan.***