POLAJABAR.COM - Suasana malam di kawasan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, mendadak mencekam akibat insiden lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan besar. Peristiwa tabrakan antara truk pengangkut serbuk kayu dan kendaraan tronton tersebut menyita perhatian warga serta pengguna jalan.

Kecelakaan lalu lintas ini terjadi tepatnya di Jalan Raya Pelabuhan II, Kampung Kebonmanggu, Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa naas yang melibatkan dua armada angkutan barang tersebut berlangsung pada Jumat (24/7/2026) malam.

Akibat benturan keras tersebut, pengemudi truk sempat terjepit di dalam kabin kendaraan dan mengalami luka ringan. Selain menimbulkan korban luka, insiden kecelakaan ini juga berdampak signifikan terhadap kelancaran arus arus lalu lintas di sekitarnya.

Kemacetan panjang tidak dapat terhindarkan di sepanjang alur jalan utama antarwilayah tersebut. Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga mencapai panjang sekitar 4 kilometer di kedua arah.

Pihak kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi Kota langsung bergerak cepat ke tempat kejadian perkara untuk penanganan awal. Petugas melakukan penataan jalan sekaligus mengumpulkan keterangan resmi dari para saksi di lokasi.

"Peristiwa ini bermula saat kendaraan Mitsubishi Light Truck melaju dari arah Pangleseran menuju Lembursitu," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota Ipda Indra Lesmana.

Truk berkode nomor polisi F 9619 WA tersebut dikemudikan oleh seorang pemuda berinisial MS yang berusia 26 tahun. Kendaraan jenis light truck itu sedang dalam perjalanan lanjutan setelah menyelesaikan aktivitas operasionalnya.

"Truk tersebut diketahui baru saja selesai membongkar muatan serbuk kayu atau sawdust untuk bahan bakar PLTU," ujar Ipda Indra Lesmana.

Setelah mengosongkan muatannya, armada truk tersebut berencana menuju ke kawasan Takokak dalam kondisi tanpa muatan. Namun, di tengah perjalanan, insiden adu banteng dengan truk tronton tidak terelakkan lagi.