POLA JABAR – Minat investasi di kalangan anak muda terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satu instrumen yang paling banyak diminati adalah reksadana, karena mudah diakses, terjangkau, dan tidak memerlukan keahlian khusus di bidang keuangan.

Menurut sejumlah pakar finansial, reksadana sangat cocok untuk generasi muda yang baru ingin memulai perjalanan investasi.

Dengan modal kecil, hasil bisa tumbuh stabil jika dikelola dengan disiplin dan strategi yang tepat.

“Reksadana itu seperti paket investasi siap saji. Anak muda tidak perlu pusing memilih saham atau obligasi sendiri karena sudah dikelola profesional,” ujar Perencana Keuangan Nadia Wulandari, Sabtu (8/11).

1. Tentukan Tujuan dan Profil Risiko

Langkah pertama yang penting dilakukan adalah menentukan tujuan keuangan apakah untuk dana darurat, liburan, pendidikan, atau tabungan masa depan.

Setelah itu, pahami profil risiko kamu:

  • Jika tidak suka risiko tinggi → pilih reksadana pasar uang.
  • Jika berani ambil risiko lebih besar → bisa pilih reksadana campuran atau saham.