POLA JABAR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Jawa Barat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga cuaca ekstrem selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
BMKG memprakirakan intensitas hujan di sejumlah wilayah Jawa Barat berpotensi meningkat, mulai dari hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir. Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang masih aktif di wilayah Indonesia bagian barat.
Prakirawan BMKG menyebutkan, beberapa daerah di Jawa Barat berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi, terutama wilayah pegunungan, dataran tinggi, serta kawasan rawan bencana seperti longsor dan banjir.
“Selama libur Nataru, masyarakat di Jawa Barat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, serta dampak yang ditimbulkannya,” demikian imbauan BMKG.
BMKG juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan liburan agar memperhatikan kondisi cuaca terkini, terutama pengguna jalan tol dan jalur wisata yang berpotensi padat selama libur panjang.
Selain itu, warga yang tinggal di daerah rawan bencana diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan, mengantisipasi potensi banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG, baik melalui situs web maupun media sosial, guna memperoleh pembaruan prakiraan cuaca secara berkala.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru, BMKG berharap imbauan ini dapat menjadi perhatian bersama demi menjaga keselamatan dan kenyamanan selama beraktivitas di tengah kondisi cuaca yang dinamis.***