POLA JABAR – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah Kementerian Keuangan RI tengah menyiapkan sejumlah perubahan besar dalam skema beasiswa untuk tahun 2026 mendatang.

Tujuannya adalah agar program beasiswa ini lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul di berbagai sektor strategis.

Perubahan yang disiapkan LPDP tak hanya menyentuh aspek akademik, tetapi juga mengarah pada kebijakan jangka panjang pendidikan Indonesia.

Setidaknya, ada tiga fokus utama yang menjadi arah baru penyelenggaraan program beasiswa LPDP 2026, yakni penguatan bidang STEM, peningkatan beasiswa dalam negeri, dan pemberdayaan alumni.

1. Fokus ke STEM dan Integrasi Ilmu Sosial

Mulai tahun 2026, LPDP akan memperkuat fokus pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

Namun, LPDP juga akan mengusung pendekatan STEM Adjacent, yaitu menggabungkan bidang ilmu sosial dan humaniora agar inovasi nasional bisa lebih menyeluruh dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Fokus baru ini ditujukan untuk mendukung delapan industri prioritas nasional, yaitu:

  • Pangan
  • Energi
  • Maritim
  • Kesehatan
  • Digitalisasi
  • Pertahanan
  • Hilirisasi
  • Manufaktur maju