POLA JABAR – Pendaftaran SNBP 2026 telah resmi dibuka. Bagi siswa eligible, tahap ini bukan sekadar mengisi formulir, melainkan menyusun strategi berdasarkan data prestasi yang dimiliki.
Panitia SNPMB akan menilai seluruh profil siswa melalui sistem Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Berikut adalah poin-poin krusial yang harus dicermati dan disiapkan sebelum melakukan pendaftaran:
1. Memahami Dasar Penilaian
Penilaian SNBP 2026 tidak hanya melihat angka kasar di rapor, melainkan kombinasi beberapa komponen:
- Nilai Rapor Keseluruhan: Memiliki bobot minimal 50% untuk seluruh mata pelajaran.
- Komponen Pendukung: Sisanya (maksimal 50%) diambil dari dua mata pelajaran pendukung pilihan prodi, prestasi non-akademik, serta Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai validator nilai.
- Catatan: Persentase detail dari setiap komponen tersebut ditetapkan secara mandiri oleh masing-masing PTN tujuan.
2. Strategi Pemilihan Program Studi
Siswa diberikan kebebasan memilih, namun tetap terikat pada aturan wilayah:
- Satu Pilihan: Bebas memilih PTN di provinsi mana pun.
- Dua Pilihan: Jika memilih dua prodi, salah satunya wajib berada di PTN yang satu provinsi dengan sekolah asal.
- Lintas Jurusan: Sejalan dengan Kurikulum Merdeka, siswa diperbolehkan memilih prodi lintas jurusan. Fokus penilaian kini lebih pada kompetensi holistik siswa, bukan lagi sekadar rumpun IPA, IPS, atau Bahasa.