POLA JABAR – Memiliki motor pribadi kini menjadi kebutuhan hampir semua pekerja, baik untuk mobilitas harian maupun menunjang aktivitas kerja.

Namun, bagi banyak orang, terutama yang baru bekerja atau bergaji terbatas, kredit motor bisa menjadi beban keuangan jika cicilan tidak dihitung dengan tepat.

Agar cicilan motor tidak mengganggu kebutuhan lain, penting memahami cara menghitung cicilan motor yang ideal sesuai gaji bulanan.

Dengan perhitungan yang tepat, pembelian motor tetap aman dan gaji bulanan tidak cepat habis.

Berikut panduan dan contoh perhitungannya.

Cara Menghitung Cicilan Motor Ideal

  1. Tentukan Batas Cicilan Maksimal
    Aturan umum keuangan menyarankan cicilan motor maksimal 30 persen dari gaji bulanan.
    • Contoh: Gaji Rp3 juta → Cicilan ideal maksimal Rp900 ribu per bulan.

    Contoh Perhitungan

    Misalnya, ingin membeli motor harga Rp20.000.000 dengan DP 20 persen: