POLA JABAR - Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa pemikiran RA Kartini sudah dikenal di mancanegara jauh sebelum Indonesia merdeka. Melalui hobi menulisnya, Kartini berhasil mengirimkan pesan perubahan yang mengguncang intelektual di Eropa.
Karya paling fenomenal tentu saja adalah kumpulan suratnya yang kemudian dibukukan dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang. Surat-surat hasil korespondensinya dengan tokoh Belanda seperti J.H. Abendanon berisi pemikiran progresif tentang kesetaraan gender yang melampaui zamannya.
Selain surat pribadi, pemikiran Kartini juga pernah dimuat di majalah bergengsi Belanda, De Hollandsche Lelie. Di sana, ia berani membahas isu-isu sensitif mengenai budaya dan nasib perempuan pribumi. Tulisan-tulisannya menjadi jembatan diplomasi yang membuat dunia internasional mulai menghargai eksistensi perempuan Indonesia.
Kartini mengajarkan kita bahwa melalui tulisan, ide dan cita-cita bisa hidup abadi meski sang penulis telah tiada.***