POLA JABAR - Perjalanan mempelajari instrumen musik, terutama gitar, seringkali menyerupai lari maraton daripada lari cepat. Ada fase di mana jemari terasa lincah menari di atas fretboard, namun ada kalanya muncul rasa jenuh yang luar biasa.
Jari terasa kaku, progresi akor terdengar membosankan, dan latihan rutin yang biasanya menyenangkan berubah menjadi beban.
Rasa jenuh adalah fase alami yang dialami oleh setiap musisi, mulai dari amatir hingga profesional. Kuncinya bukan pada bagaimana menghindari rasa bosan tersebut, melainkan bagaimana kita menyiasatinya agar tidak berhenti di tengah jalan.
Berikut adalah langkah-langkah strategis untuk mengatasi kejenuhan saat belajar gitar dengan pendekatan yang lebih segar.
1. Istirahat Sejenak dan Letakkan Gitar Anda
Terdengar kontraproduktif, namun terkadang cara terbaik untuk maju adalah dengan berhenti sejenak. Memaksakan diri berlatih saat pikiran sudah menolak hanya akan menciptakan asosiasi negatif terhadap instrumen tersebut.
Cobalah menjauh dari gitar selama dua atau tiga hari. Gunakan waktu ini untuk mendengarkan musik dari genre yang berbeda atau sekadar mengistirahatkan ujung jari. Seringkali, kerinduan untuk memetik senar akan muncul kembali secara alami setelah jeda singkat.
2. Ubah Rutinitas dan Materi Latihan
Kejenuhan seringkali berakar dari pengulangan yang monoton. Jika selama ini Anda terlalu fokus pada teori skala atau latihan kromatik, cobalah beralih sejenak untuk mempelajari lagu populer yang sedang hits atau riff ikonik yang Anda sukai.