POLA JABAR – Merah untuk seratus ribu, biru untuk lima puluh ribu, dan hijau untuk dua puluh ribu.

Kita semua sudah sangat hafal dengan warna-warna uang kertas Rupiah yang kita gunakan setiap hari.

Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa Bank Indonesia (BI) memberikan warna yang sangat mencolok dan kontras pada setiap pecahannya?

Ternyata, pemilihan warna-warna tersebut bukan hanya soal estetika atau agar terlihat menarik saja. Ada "alasan rahasia" dan fungsi penting di balik warna-warni uang kita. Simak penjelasannya berikut ini!

1. Memudahkan Identifikasi Cepat

Alasan paling mendasar adalah aspek praktis. Dengan warna yang kontras, masyarakat dapat dengan cepat membedakan nominal uang tanpa harus membaca angka nolnya secara detail.

Bayangkan jika semua uang kertas berwarna cokelat atau abu-abu; risiko salah membayar atau menerima kembalian akan sangat tinggi, terutama dalam kondisi terburu-buru atau cahaya redup.

2. Membantu Teman Tununetra (Blind Code)

Bank Indonesia sangat memperhatikan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, khususnya tunanetra.