POLA JABAR - Bus shalawat terus menjadi primadona bagi jemaah haji Indonesia dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci. Transportasi publik ini melayani 10 sektor di lima wilayah berbeda untuk memastikan jemaah dapat mencapai Masjidil Haram dengan mudah kapan pun dibutuhkan.

Kepala Bidang Layanan Transportasi PPIH Arab Saudi, Syarif Rahman, menjelaskan bahwa waktu tempuh bus shalawat dirancang agar tetap nyaman dengan rata-rata perjalanan selama 15 menit. Untuk jemaah dari sektor 10 Aziziyah, bus akan berhenti di Terminal Jabal Ka'bah. Dari terminal tersebut, jemaah hanya perlu berjalan kaki santai selama kurang lebih lima menit untuk sampai di pelataran Masjidil Haram.

Di setiap terminal, petugas PPIH telah disiagakan untuk mengarahkan jemaah agar tidak salah menaiki bus atau salah jalur. Selain kemudahan akses, faktor keamanan menjadi prioritas utama. Pihak PPIH menjamin keamanan di dalam bus shalawat dan mencatat sejauh ini tidak ada insiden keamanan yang dialami oleh para jemaah selama menggunakan layanan ini.

Layanan bus shalawat ini membuktikan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi seluruh jemaah haji Indonesia selama di Makkah.***