POLA JABAR - Olahraga umumnya dikenal dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres. Namun, pada sebagian orang, justru muncul perasaan sedih, hampa, atau murung setelah berolahraga.

Kondisi ini sering menimbulkan pertanyaan, mengingat olahraga identik dengan pelepasan hormon endorfin.

Secara medis dan psikologis, perasaan depresi setelah berolahraga bisa terjadi karena beberapa faktor, baik fisik maupun mental. Kondisi ini tidak selalu berbahaya, tetapi perlu dipahami agar tidak mengganggu kesehatan secara keseluruhan.

Berikut ini beberapa penyebab seseorang bisa merasa depresi setelah berolahraga.

1. Penurunan Hormon setelah Aktivitas Fisik

Setelah berolahraga intens, kadar endorfin dan dopamin yang sempat meningkat dapat menurun. Penurunan ini pada sebagian orang memicu perubahan suasana hati yang drastis, termasuk perasaan sedih atau hampa.

2. Kelelahan Fisik Berlebihan

Latihan yang terlalu berat atau dilakukan tanpa jeda istirahat yang cukup dapat menyebabkan kelelahan ekstrem. Kondisi ini memengaruhi sistem saraf dan dapat berdampak pada kondisi emosional.

3. Kekurangan Asupan Energi