POLAJABAR.COM - Tragedi menyelimuti Kampung Babakan Gobang, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, setelah proses pencarian terhadap seorang anak hilang membuahkan hasil yang memilukan. Korban yang diketahui bernama Fadlan Alparizi, bocah laki-laki berusia lima tahun, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Peristiwa hilangnya Fadlan Alparizi pertama kali dilaporkan terjadi pada hari Jumat, 3 Juli 2020, sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu, korban sedang bermain bersama teman-temannya di area bantaran Kali Cicatih, lokasi yang kemudian menjadi fokus utama pencarian.
Tim SAR Gabungan bergerak cepat setelah menerima laporan kehilangan tersebut, mengerahkan berbagai sumber daya untuk memaksimalkan upaya penyelamatan. Pencarian yang dilakukan secara intensif ini akhirnya membuahkan hasil pada Sabtu siang, 4 Juli 2020, ketika jasad korban berhasil ditemukan.
Lokasi penemuan jasad Fadlan berada sekitar 500 meter dari titik awal ia dilaporkan hilang saat bermain. Penemuan ini mengakhiri ketegangan yang dirasakan oleh keluarga dan warga setempat sejak hari sebelumnya.
Operasi pencarian tersebut melibatkan beberapa unsur, termasuk penggunaan teknologi modern untuk mempermudah deteksi di area yang sulit dijangkau. Metode pencarian yang diterapkan sangat komprehensif guna memastikan tidak ada area yang terlewatkan.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menjelaskan secara rinci mengenai strategi yang digunakan oleh tim di lapangan. Upaya maksimal dilakukan untuk menemukan korban dalam waktu sesingkat mungkin sejak laporan diterima.
"Pencarian dilakukan dengan membagi beberapa SRU menggunakan metode penyisiran darat, pemantauan udara menggunakan drone, serta deteksi bawah permukaan air menggunakan Aqua Eye agar proses pencarian dapat dilakukan secara optimal," ujar Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, dalam keterangan tertulis yang diterima detikJabar.
Dikutip dari detikJabar, proses ini menunjukkan kolaborasi antara tim pencari darat dan tim yang memanfaatkan teknologi survei bawah air. Hal ini dilakukan untuk memastikan efektivitas pencarian di area sungai yang menjadi lokasi terakhir korban terlihat.
Dilansir dari detikJabar, penemuan jasad Fadlan di Sungai Cicatih menjadi penutup dari upaya pencarian yang melibatkan berbagai pihak. Seluruh proses evakuasi dan penanganan jenazah dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan penghormatan.
