POLA JABAR – Mobil PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) adalah kendaraan yang menggabungkan dua sumber tenaga, yaitu mesin bensin atau diesel dan motor listrik.

Kendaraan jenis ini bisa dicas langsung melalui sumber listrik eksternal, sehingga berbeda dari mobil hybrid biasa yang hanya mengisi baterai lewat mesin atau pengereman regeneratif.

Cara Kerja Mobil PHEV

Mobil PHEV bisa berjalan menggunakan tenaga listrik saja untuk jarak tertentu, biasanya 30–80 km, sebelum mesin bensin ikut bekerja saat baterai habis.

Sistem ini membuat pengemudi tetap fleksibel: bisa hemat energi di perkotaan menggunakan listrik, sekaligus bebas bepergian jarak jauh tanpa khawatir kehabisan daya baterai.

Keunggulan Mobil PHEV

  1. Fleksibilitas bahan bakar: Bisa menggunakan listrik untuk jarak pendek dan bensin untuk perjalanan jauh.
  2. Hemat energi: Mengurangi konsumsi bahan bakar dibanding mobil konvensional.
  3. Ramah lingkungan: Emisi lebih rendah saat menggunakan tenaga listrik.
  4. Pengisian mudah: Bisa dicas di rumah atau stasiun pengisian listrik.

Kelemahan Mobil PHEV

  • Harga lebih mahal dibanding mobil listrik murni karena kombinasi dua sistem tenaga.
  • Perawatan lebih kompleks karena memiliki dua mesin sekaligus.
  • Kapasitas baterai lebih kecil daripada mobil listrik murni, sehingga jarak tempuh listrik terbatas.