POLA JABAR – Pemerintah menyiapkan program belanja khusus selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Program ini diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai menghadiri rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 27 November 2025.

Program belanja ini ditujukan untuk meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat selama libur Nataru. Target perputaran ekonomi dari skema ini diperkirakan mencapai Rp116 triliun.

"Dari program belanja, diharapkan spending masyarakat pada waktu bulan Januari sebesar Rp116 triliun," ujar Airlangga saat konferensi pers.

Lebih rinci, target perputaran ekonomi ini berasal dari beberapa skema, termasuk Hari Belanja Nasional yang digelar pada 10-16 Desember 2025. Diperkirakan transaksi selama periode ini mencapai Rp33-34 triliun, termasuk belanja di dalam negeri yang ditargetkan Rp30 triliun dari 18 Desember hingga 4 Januari 2026.

Selain itu, pemerintah juga akan memberikan diskon besar-besaran di minimarket melalui program bertajuk Epic Sale yang berlaku sepanjang 1-31 Desember 2025. Dampak dari skema ini diprediksi dapat mendorong transaksi senilai Rp56 triliun.

Dengan adanya skema ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati kemudahan belanja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menjelang akhir tahun.***