POLA JABAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis daftar terbaru penyedia layanan pinjaman online (pinjol) berizin resmi untuk periode Desember 2025.

Dalam data terbaru ini, tercatat 95 pinjol berizin, turun dibandingkan bulan sebelumnya.

Pada November 2025, terdapat 96 pinjol berizin. Namun OJK kemudian mencabut izin usaha PT Crowde Membangun Bangsa karena melanggar sejumlah ketentuan, termasuk aturan ekuitas minimum sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 40 Tahun 2024.

Setelah pencabutan izin tersebut, jumlah pinjol resmi yang beroperasi kini tinggal 95.

Daftar ini termuat dalam Surat Keputusan OJK Nomor KEP-68/D.06/2025, dan berikut beberapa pinjol yang tercatat berizin resmi:

  • Danamas – PT Pasar Dana Pinjaman
  • Amartha – PT Amartha Miko Fintek
  • Dompet Kilat – PT Indo FinTek
  • Boost – PT Creative Mobile Adventure
  • Tokomodal – PT Toko Modal Mitra Usaha
  • Modalku – PT Mitrausaha Indonesia Grup
  • KTA Kilat – PT Pendanaan Teknologi Nusa
  • Kredit Pintar – PT Kredit Pintar Indonesia
  • Maucash – PT Astra Welab Digital Arta
  • Finmas – PT Oriente Mas Sejahtera
  • KlikA2C – PT Aman Cermat Cepat
  • Akseleran – PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia
  • Ammana – PT Ammana Fintek Syariah
  • PinjamanGO – PT Dana Pinjaman Inklusif
  • KoinP2P – PT Lunaria Annua Teknologi
  • Pohondana – PT Pohon Dana Indonesia
  • Mekar – PT Mekar Investama Sampoerna
  • AdaKami – PT Pembiayaan Digital Indonesia
  • Esta Kapital – PT Esta Kapital Fintek
  • KreditPro – PT Tri Digi Fin
  • FINTAG – PT Fintagra Homido Indonesia
  • RupiahCepat – PT Kredit Utama Fintech Indonesia
  • Crowdo – PT Mediator Komunitas Indonesia
  • Indodana Fintech – PT Artha Dana
  • Teknologi JULO – PT Julo Teknologi
  • DanaRupiah – PT Layanan Keuangan Berbagi
  • OVO Finansial – PT Indonusa Bara Sejahtera
  • PinjamModal – PT Finansial Integrasi Teknologi
  • Alami – PT Alami Fintek Sharia.***