POLA JABAR – Banyak yang bilang olahraga malam hari adalah ide buruk karena bisa bikin mata "melek" sampai subuh.
Tapi bagi pekerja sibuk, waktu malam sering kali jadi satu-satunya pilihan untuk berkeringat. Lantas, apakah benar olahraga malam mengganggu kualitas tidur?
Ternyata, jawabannya tergantung pada jenis dan waktu olahraganya.
1. Suhu Tubuh dan Adrenalin
Olahraga meningkatkan detak jantung, metabolisme, dan suhu tubuh. Secara alami, tubuh butuh waktu untuk "mendingin" agar bisa masuk ke fase tidur.
Jika kamu melakukan angkat beban berat atau lari intensitas tinggi lalu langsung mencoba tidur 15 menit kemudian, jantungmu masih akan berdegup kencang (akibat adrenalin), itulah yang membuat susah tidur.
2. Aturan "90 Menit"
Penelitian menunjukkan bahwa olahraga malam tidak akan mengganggu tidur selama dilakukan setidaknya 90 menit sebelum tidur.
Jeda waktu ini memberi kesempatan bagi suhu tubuh dan detak jantung untuk kembali normal. Justru, rasa lelah fisik setelah olahraga sering kali membuat tidur jadi lebih nyenyak.