POLA JABAR - Membeli gitar baru seringkali menjadi momen yang mendebarkan bagi setiap musisi pemula. Namun, pernahkah Anda merasa jari cepat lelah atau suara gitar terdengar "fals" meskipun tuning sudah tepat? Masalahnya biasanya bukan pada kemampuan Anda, melainkan pada kondisi setup instrumen tersebut.

Banyak gitar yang keluar dari pabrik atau toko belum sepenuhnya diatur sesuai dengan kenyamanan tangan pemainnya. Melakukan setup dasar adalah investasi waktu yang sangat berharga untuk memastikan gitar Anda tidak hanya enak didengar, tetapi juga ringan saat dimainkan. Berikut adalah langkah-langkah krusial dalam mengatur gitar Anda layaknya seorang profesional.

Mengenal Action dan Kelengkungan Neck

Langkah pertama yang paling mendasar adalah memeriksa kelurusan neck atau leher gitar. Kayu adalah material organik yang sangat dipengaruhi oleh kelembapan dan suhu udara. Jika leher gitar terlalu melengkung ke dalam (relief), jarak antara senar dan fretboard akan menjadi terlalu tinggi, sehingga jari Anda harus menekan lebih keras.

Sebaliknya, jika leher terlalu lurus atau bahkan cembung, senar akan bersentuhan dengan besi fret dan menghasilkan suara dengung yang mengganggu atau biasa disebut fret buzz. Anda bisa mengatur ini melalui truss rod yang biasanya terletak di bagian kepala gitar atau pangkal leher. Putarlah secara perlahan, tidak lebih dari seperempat putaran sekali waktu, untuk mendapatkan kelengkungan yang ideal.

Mengatur Ketinggian Senar di Bridge

Setelah leher gitar berada pada posisi yang stabil, saatnya mengatur ketinggian senar atau action. Ini dilakukan pada bagian bridge atau jembatan gitar. Setiap pemain memiliki preferensi yang berbeda; pemain musik shred atau jazz biasanya menyukai action yang rendah untuk kecepatan, sementara pemain blues mungkin menyukai action yang sedikit lebih tinggi agar bisa melakukan teknik bending dengan lebih mantap.

Pastikan ketinggian senar mengikuti radius dari fretboard Anda agar terasa konsisten dari senar satu hingga senar enam. Action yang tepat akan secara signifikan mengurangi kelelahan pada otot tangan, terutama saat Anda baru memulai belajar kunci-kunci balok yang cukup menguras tenaga.

Intonasi: Memastikan Gitar Tetap In-Tune