POLA JABAR - Puasa Ayyamul Bidh bukan sekadar ibadah sunah biasa. Di balik pelaksanaannya yang rutin setiap pertengahan bulan Hijriah, tersimpan keutamaan besar yang sangat sayang untuk dilewatkan oleh umat Islam.
Salah satu keutamaan utama dari puasa tiga hari ini adalah perolehan pahala yang setara dengan berpuasa selama sebulan penuh. Hal ini merujuk pada hadis Riwayat Tirmidzi yang menjelaskan bahwa satu hari berpuasa bernilai sepuluh hari pahala kebaikan. Jika dilakukan selama tiga hari, maka total pahalanya sama dengan tiga puluh hari atau sebulan penuh.
Anjuran ini juga merupakan wasiat langsung dari Rasulullah SAW kepada para sahabatnya. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, berpuasa tiga hari setiap bulan merupakan salah satu dari tiga perkara yang diwasiatkan Nabi selain salat dhuha dan salat witir sebelum tidur. Ibadah ini menjadi bentuk ketaatan sukarela seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Menjalankan puasa Ayyamul Bidh secara rutin merupakan cara mudah untuk menjaga konsistensi ibadah di luar bulan Ramadan.***