POLAJABAR.COM - Kondisi ruas jalan di kawasan perlintasan Stasiun Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, saat ini memerlukan kewaspadaan ekstra dari para pengguna jalan. Jalur publik yang menjadi akses utama masyarakat tersebut terpantau mengalami kerusakan di beberapa titik.

Dikutip dari detikJabar pada Rabu (22/7/2026), kerusakan jalan ini terjadi pada area sebelum dan sesudah perlintasan rel Kereta Api (KA) Cimekar. Kondisi permukaan jalan yang tidak rata ini cukup membahayakan keselamatan, khususnya bagi masyarakat yang melintas menggunakan sepeda motor.

Penyebab utama dari potensi bahaya ini adalah banyaknya bebatuan dan kerikil lepas yang berserakan di badan jalan. Material batu tersebut mengurangi daya cengkeram ban kendaraan terhadap permukaan aspal.

Dampak dari kerikil yang berserakan ini membuat sejumlah sepeda motor mendadak mengalami selip ban saat melintasi rel KA Cimekar. Situasi tersebut tentu meningkatkan risiko pengendara tergelincir atau terjatuh jika tidak ekstra hati-hati.

Sebagai panduan dan solusi praktis, para pengendara imbau untuk menurunkan kecepatan kendaraan beberapa meter sebelum memasuki area rel. Memposisikan kendaraan tegak lurus dengan arah garis rel sangat dianjurkan agar ban tidak mudah tergelincir ke samping.

Selain itu, hindari penggunaan rem depan secara mendadak saat roda berada tepat di atas bebatuan atau rel besi. Pengereman yang terlalu keras pada permukaan licin dapat menyebabkan roda terkunci dan memicu hilangnya keseimbangan.

Menjaga jarak aman dengan kendaraan lain di depan juga menjadi langkah penting saat melewati jalur Stasiun Cimekar. Jarak yang cukup memberikan waktu reaksi yang lebih banyak jika terjadi hambatan mendadak dari pengguna jalan lain.

Langkah penanganan dan perbaikan dari pihak terkait sangat diharapkan agar aksesibilitas masyarakat di Kecamatan Cileunyi dapat kembali aman dan nyaman. Upaya pencegahan mandiri dari pengguna jalan tetap menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan bersama saat ini.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.