POLA JABAR - Secara harfiah, Ayyamul Bidh merujuk pada "hari-hari putih" atau hari yang cerah karena bulan sedang dalam keadaan purnama. Bagi Anda yang berniat menjalankannya, memahami waktu pelaksanaan dan niat adalah langkah awal yang penting.

Waktu pelaksanaan puasa sunah ini dilakukan pada pertengahan bulan, tepatnya pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan dalam kalender Hijriah. Ketentuan waktu ini diperkuat oleh hadis dari Abu Dzar RA yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk memilih ketiga tanggal tersebut.

Sebagai salah satu syarat sah, niat harus dihadirkan di dalam hati dan dapat diucapkan pada malam hari sebelum terbit fajar. Berikut adalah lafal niat puasa Ayyamul Bidh:

Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lilâhi ta’âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta'ala".

Dengan memahami makna dan tata caranya, semoga ibadah sunah yang kita jalankan dapat diterima dan membawa keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.***