POLA JABAR – Saat melihat indeks saham atau IHSG terus merosot, insting pertama banyak investor adalah menarik semua uangnya.

Padahal, keputusan yang diambil dalam kondisi panik sering kali menjadi keputusan yang paling merugikan. Fluktuasi adalah bagian alami dari pasar modal.

Jika kamu melihat IHSG mulai melemah, segera lakukan 6 hal ini untuk mengamankan investasimu:

1. Berhenti Memantau Portofolio Terus-menerus

Melihat angka merah setiap jam hanya akan meningkatkan level stres dan memicu keinginan untuk melakukan panic selling. Jika kamu adalah investor jangka panjang, fluktuasi harian tidak akan mengubah nilai perusahaan dalam sepuluh tahun ke depan.

2. Pisahkan Sentimen Pasar dengan Kinerja Perusahaan

Terkadang IHSG turun karena faktor global atau politik yang tidak ada hubungannya dengan kinerja perusahaan saham yang kamu pegang. Jika perusahaanmu masih mencetak laba bersih yang bagus, penurunan harga sahamnya hanyalah "salah harga" yang dilakukan oleh pasar.

3. Cek Ketersediaan Kas (Cash on Hand)

Dalam kondisi pasar yang jatuh, cash is king. Lihat apakah kamu memiliki dana menganggur untuk melakukan buy the dip (membeli di harga rendah). Namun, pastikan dana tersebut bukan dana darurat atau uang untuk kebutuhan pokok.