POLA JABAR – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memastikan bahwa stok telur ayam ras di Indonesia saat ini berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan proyeksi neraca pangan, produksi dalam negeri tahun ini diperkirakan mencapai 7,32 juta ton, melampaui kebutuhan konsumsi nasional sebesar 6,47 juta ton.

"Indonesia saat ini telah surplus untuk komoditas telur ayam ras. Pasokan melimpah dari produksi dalam negeri, bahkan Indonesia bisa ekspor," ujar Amran dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (1/4).

Amran menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi adanya anomali harga di pasar. Jika ditemukan kenaikan harga yang tidak wajar, pihaknya telah menginstruksikan Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga untuk menelusuri rantai distribusi hingga ke tingkat produsen.

Komitmen ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan perhatian besar pada harga pangan pokok. Presiden dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya data detail terkait harga pangan harian, termasuk telur ayam, guna memastikan keterjangkauan bagi masyarakat luas sebagai sumber protein hewani yang ekonomis.***