POLA JABAR – Motor matic kini menjadi kendaraan paling populer di jalanan, namun jenis motor ini juga yang paling rentan mengalami mati mesin atau mogok saat menerjang banjir.
Berbeda dengan motor bebek atau sport, posisi transmisi dan saringan udara pada motor matic cenderung lebih rendah, sehingga risiko air masuk ke ruang mesin menjadi lebih tinggi.
Agar tetap aman dan tidak terjebak di tengah genangan, para pengendara motor matic perlu memahami teknik berkendara yang benar saat harus melintasi jalanan yang tergenang air. Berikut adalah beberapa tips praktisnya:
1. Ukur Kedalaman Air Terlebih Dahulu
Sebelum memutuskan untuk menerjang, perhatikan kendaraan lain yang melintas. Jika ketinggian air sudah melebihi lubang knalpot atau mencapai filter udara (biasanya di atas blok mesin), sebaiknya urungkan niat Anda.
Memaksakan lewat saat air terlalu tinggi hampir pasti akan menyebabkan mesin mati akibat kemasukan air atau water hammer.
2. Jaga Putaran Mesin Tetap Stabil dan Tinggi
Kunci utama menerjang banjir dengan motor matic adalah menjaga putaran mesin (RPM). Jangan menutup gas atau mengurangi kecepatan secara mendadak di tengah genangan.
Tarik gas sedikit lebih dalam dan tahan di posisi stabil sambil memainkan rem untuk mengatur kecepatan. Hal ini bertujuan agar tekanan gas buang dari knalpot cukup kuat untuk menahan air masuk ke dalam mesin.